Hengkang Dari Man United, Giggs Menjadi Koki Restoran

Sosok bersejarah The Red Devils(MU), yakni Ryan Giggs menikmati kesibukan setiap hari dengan kegiatan di luar dari dunia olahraga sepakbola. Giggs yang tak memiliki pekerjaan usai dirinya sebagai asisten dari manajer di Manchester United, sedang sibuk membantu ahli sang masak yang ada di restoran untuk menghidangkan menu baru selama musim panas ini.

Pria yang diketahui berusia 42 tahun itu tentu dikenal selaku sosok yang sangat gemar mencicipi hidangan kuliner dan pengidola salah satu acara TV  yakni Saturday Kitchen. 2 tahun yang lalu, Giggs mendirikan tempat makan yang bernama George’s di Worsley, beradak tidak jauh Manchester dengan kawan satu sekolahnya.

Seperti yang kabarkan oleh salah satu sumber, hari Minggu, tanggal 31 juli 2016 siang, rutinitas yang dijalankan Giggs ini dijalaninya sembaring menunggu dokumen kepelatihan pada sebuah klub. Dirinya memutuskan untuk mengkontribusikan waktunya berada di dapur bersama dengan para juru masak. “Dirinya memperlihatkan banyak antusiasme seperti yang dilakoninya kala berada di tengah lapangan,” ucap dari salah seorang sumber.

“Dirinya sangat giat bekerja dengan tim pembuat makanan untuk hidangan musim panas dan disebabkan tengah menjaga pola makan yang dikukannya sejak dulu, dirinya amat mengerti apa yang dijalankannya,” ujar sumber tersebut.

Seperti biasa, pekerja tak begitu menyukai denganceletukan yang diberikan sang punya rumah makan tersebut  yang tak paham dengan bumbu-bumbu masakan serta persiapan untuk memasak. Akan tetapi, Giggs termasuk atasan yang disukai untuk para pekerjanya.

Restoran George's

“Ryan brilian. Dirinya menyimak semua yang mereka ucapkan, memberikan saran atas berbagai hal yang dapat mereka iyakan atau tidak, menjelaskan kenapa seluhnya dilakukan mesti berdasarkan konten,” ucap sumber itu.

Giggs sudah menjadi asisten manajer di Manchester United selama 3 tahun lalu. Mantan pesepakbola tim nasional Wales tersebut sempat disangkut pautkan dengan Hull City, akan tetapi dirinya menyangkal berita tersebut.

“Yang pasti saya tak ingin terburu-buru sebagai manajer dan tidak ingin terlalu lama absen di luar lapangan,” ucap  Giggs seperti disampaikan pada media beberapa waktu yang lalu.