Ibra Dapat Menjadi Anugrah Atau Nasib Buruk Untuk MU

Zlatan Ibrahimovic dirasa mesti sebagai sosok penting di skuat Setan Merah(julukkan Manchester United). Apabila tidak, hadirnya eks kapten timnas Swedia ini malah dapat menyebabkan persoalan di Old Trafford.

Opini tersebut disampaikan oleh eks pesepak bola timnas Swedia pada jaman tahun 1990 sampai dnegan tahun 2002, Pontus Kamark. Dirinya merasa bahwasannya Ibra memang mempunyai kepribadian yang bisa dikatakan unik.

Kamark memberi contoh ketika Ibra berada di Blaugrana(julukkan FC Barcelona). Saat itu, Zlatan Ibrahimovic bukanlah sosok tengah dan kerap di bawah cerminan dari Lionel Messi.

Alhasil, ketika itu hadirnya Zlatan Ibrahimovic malah mencuatkan masalah. Sampai-sampai, dirinya sempat juga tersangkut masalah dengan Josep ‘Pep’ Guardiola.

Kamark juga berkeinginan Ibra dapat bersama-sama dan saling gotong royong dengan sosok tokoh utama seperti Wayne Rooney yang saat ini berposisi selaku kapten pada tim.

“Semoga Rooney dan Ibra dapat berkerjasama dengan baik. Apabila hal tersebut dapat terrealisai, pastinya akan sangat hebat. Apabila tidak, Ibra dapat menghasilkan banyak persoalan,” ucap Kamark.

“Ibra tidak mau menjadi orang nomor 2. Dirinya bakal selalu bejuang dnegan keras seab tidak ingin menjadi yang ke 2. Dirinya mau sebagai pesepakbola nomor 2,” ujarnya.

Ibra tergabung pada skuat Manchester United yakni dengan predikat tanpa biaya transfer yangbrasal dari klib PSG(Paris Saint-Germain). Dia keluar dari Paris Saint-Germain usai memberi dua belas title dalam negri.

MU bakal melakoni pertandingan pertama Premier League tahun 2016/17 dengan bertanding melawan AFC Bournemouth yang akan dilangsungka di Vitality Stadium, hari Minggu, tanggal 14 agustus 2016.