Kisah unik Mohamed Salah Saat Menjalani Puasa Bersama Chelsea

Salah satu andalan AS Roma, yakni Mohamed Salah, memiliki kisah yang unik saat menjalankan puasa di bulan Ramadan ketika harus bermain dengan timnya, terutama ketika masih menjadi pemain Chelsea. Dia mengaku sulit untuk menahan lapar dan haus.

Mohamed Salah adalah merupakan pemain Chelsea pada 2014 hingga 2016. Ketika itu, pemain 24 tahun itu harus melaksanakan ibadah puasa sambil ikut sesi latihan dengan Chelsea dalam dua kali sehari, yaitu pada pagi dan sore harinya.

Pemain dari Mesir itu mengungkapkan jika dirinya begitu bersemangat dalam mengikuti latihan di pagi hari. Akan tetapi, keadaan fisiknya semakin tak memungkinkan saat mengikuti sesi latihan di sore harinya. Hal ini dikarenakan waktu berpuasa di Inggris cukup lama, yaitu sekitar 18 jam dari Subuh sampai ke Magrib.

” Menjalani bulan Ramadan di Inggris dapat dikatakan sangat sulit bagi saya sebagai pemain sepakbola. Pasalnya, The Blues mempunyai dua waktu dalam sehari untuk sesi latihan tiap harinya. Belum lagi, suhu di sana sangat panas dan saya harus ikut berlaga bersama tim, ” papar Salah.

Lebih lanjut, dirinya bercerita kala itu, dia baru dapat meminum air sekitar pukul 21.30 waktu setempat. Jika Anda menjalani latihan dalam dua kali sehari ketika menjalani bulan Ramadan, energi yang diperoleh pastinya akan menurun dalam sesi yang kedua, namun dirinya tetap dapat bertahan dan tetap nyaman.

Mohamed Salah kembali menuturkan jika Chelsea yang saat ini bersama Jose Mourinho memang menjadi tim dengan ambisi yang tinggi, yakni mendapatkan dua trofi yaitu Liga Champions dan Liga Inggris. Itu yang menjadikan latihan di The Blues begitu sulit dan penting demi memperoleh dua gelar di kompetisi tersebut.