Insiden Jersey Bayern Munchen, Franck Ribery Angkat Bicara

Franck Ribery akhirnya angkat suara terkait insiden pelemparan jersey yang dia lakukan kala Bayern Munchen berhadapan dengan tim Anderlecht dalam Liga Champions 2017-2018, pada Rabu (13/9) dini hari WIB.

Peristiwa itu berlangsung kala dia meninggakan lapangan dan diganti oleh Thomas Muller, pada 12 menit sebelum laga usai dengan Bayern Munchen yang sudah unggul tiga gol tanpa balas dalam laga di Allianz Arena.

Karena tindakannya itu, Franck Ribery memperoleh banyak kritikan dari penggemar dan Lothar Matthaus karena dinilai tak menghargai tim dan klubnya.

“ Ribery sudah menjadi bagian dari tim ini. Mungkin dirinya sudah kecewa, namun Anda tak dapat melakukan hal itu pada jersey saat berada di bangku cadangan. Itu memalukan, ” ujar mantan gelandang Bayern tersebut.

Di sisi lain, pelatih Carlo Ancelotti pun angkat suaras dan berjanji akan membicarakan hal ini pada sang pemain. “ Pastinya seorang pemain boleh bermain dalam waktu 90 menit. Namun, terkait keputusan itu di sisa waktu hanya tinggal 10 menit. Saat kami sudah mendominasi laju laga dan mendapat kartu kuning, ” ucap Ancelotti.

Di sisi lain, Franck Ribery mengupload sebauh foto di Instagram pribadinya, dengan penjelasan peristiwa itu.

“ Saya menjadi pemain yang jujur dan setia dalam sepak bola. Saya juga menghargai penggemar dan klub ini. Melempar jersey bukan hal tentang tak hormat. Jersey yang basah saat itu, merupakan baju yang sudah saya gunakan lebih dari 10 tahun ini. Saya hanya ingin menang, walau tidak banyak orang yang tahu mengenai hal tersebut. Namun, yang pasti selama saya di Bayern Munchen, saya akan memperkuat tim dengan semaksimal mungkin, ” ungkapnya.