Tertekannya Leonardo Bonucci Lawan Benevento

Rasa kecewa dialami Leonardo Bonucci setelah keberhasilan AC Milan digagalkan Benevento di injury time. Pasalnya, Milan begitu ingin mendapatkan keberhasilan tersebut.

AC Milan baru saja mendapatkan pelatih baru setelah sebelumnya memecat Vincenzo Montella, Rossoneri memilih Gennaro Gattuso sebagai pelatih anyar mereka. Milan berhara dengan pergantian pelatih, mereka dapat kembali memperoleh kemenangan. Apalagi mereka melawan tim juru kunci, Benevento, yang sudah mengalami kekalahan dalam 14 laga sebelumnya.

Berlaga di Stadio Ciro Vigorito dalam pekan ke-15, Minggu (3/12/2017) malam WIB, Milan sepertinya akan pulang dengan perasaan bahagia dengan skor 2-1 sampai masuk ke babak injury time. Mereka lebih dulu unggul dari gol Giacomo Bonaventura serta Nikola Kalinic.

Akan tetapi, keberhasilan Milan hilang seketika. Klub lawan dapat menciptakan gol penyama pada menit ke-95 lewat sundulan kipernya, Alberto Brignoli. Milan akhirnya harus berbagi nilai dengan Benevento yang menjadi poin pertama mereka di musim ini.

Hasil tersebut membuat Leonardo Bonucci kecewa. Pasalnya, dengan kondisi tersebut, Milan makin kesulitan menambah poin untuk mereka.

“Kami begitu tak senang. Tidak pulang dengan hasil tiga poin dalam peristiwa yang sulit dan penting selama musim ini, setelah memiliki pelatih anyar, menjadikan kami tertekan. Kemenangan harusnya dapat menjadi penyemangat kami. Sebaliknya, kami berada dalam kekurangan. Tapi, kami harus semangat dan berupaya dengan kepala yang tegak dengan berupaya untuk memjukan tim,” papar Bonucci.

Lebih lanjut, dia menuturkan jika mereka harus berupaya dengan pola permainan tim ini, dalam bertahan, dalam mendominasi bola. “Kami harus berupaya dengan keras di lapangan supaya tahu kekuatan dari kami,” ucap Bonucci.

Hanya memperoleh satu poin, AC Milan masih berada di posisi kedelapan dengan hasil 21 poin dari 15 laga. Mereka selisih 13 poin dari AS Roma yang terletak di batas akhir Liga Champions.