Walau Rugi Besar, Barcelona Lepas Arda Turan ke Klub Turki

Arda Turan akan segera dijual oleh Barcelona karena sudah tidak begitu ‘bermanfaat’ untuk klub lagi. Klub besar Liga Spanyol ini bahkan siap rugi demi lepas dari Turan musim ini.

Arda Turan sendiri sudah diyakini akan hengkang dari Barcelona dan melanjutkan masa depannya di klub Istanbul Basaksehir, klub dari Turki. Barcelona sendiri disebutkan tak tahan dengan performa Turan selama musim ini.

Turan juga sudah mengungkapkan jika dirinya membutuhkan motivasi dan semangat baru demi kembali ke karir gemilangnya. Hal itu pas dengan sikap Barca yang tidak tahan dengan penampilan menurunnya. Ernesto Valverde hampir memang tidak pernah memainkan dirinya.

Dengan nilai sekitar 34 juta euro dari Atletico Madrid selama musim panas 2015 yang lalu walau baru dapat bermain di Januari 2016 lalu karena ketika itu Barca lagi menjalani hukuman embargo transfer. Diperoleh dengan nilai tinggi, tapi Turan malah sulit masuk ke tim utama di Barca yang menjadikan para penggemar Barca penasaran dengan hal itu.

Turan lebih sering menjadi beban daripada pemain andalan Barca setahun ini. Barca juga berupaya untuk melepasnya sejak bursa transfer musim yang lalu. Sempat ada berita yang menyatakan jika dirinya akan segera pindah ke Liga Super China, Arda malah tetap ingin di Barca dengan gaji besar yang tidak sama dengan perannya di tim.

Beberapa media setempat memberitakan jika sudah ada klub yang ingin membelinya dengan nilai 50 juta euro. Namun, sepertinya hanya Istanbul Basaksehir yang menginginkannya. Basaksehir sendiri juga hanya menginginkan Arda sebagai pemain pinjaman tanpa biaya. Barca akhirnya menyetujui hal tersebut. Arda akan menjadi pemain selama 1,5 musim di sana.

Basaksehir juga akan memberikan gajinya selama masa peminjaman. Itu artinya mereka akan menyediakan enam juta euro selama 1,5 tahun untuk memperoleh penampilan Arda yang kini menurun. Jika masa peminjaman, klub tertarik menjadikan Arda Turan sebagai pemain permanen, nilai transfernya akan dibagi dua. Tim Barcelona akan memperoleh 80 persen dan Basaksehir menerima sekitar 20 persen.